Tuesday, 7 October 2014

Tafsir An Naba' Ayat 1-10

Sedikit catatan yang berbekas di notes saya ketika Jalasah Ruhiy di Musholla SDIT Al Uswah Surabaya, tentang tafsir An Naba' dari Ibnu Katsir.

Surat An Naba' termasuk dalam surat Makiyah yang sebagian besar membahas mengenai aqidah.

# Ayat 1 ~ Allah mengingkari kaum musyrik yang tidak percaya hari kiamat. Kaum musyrik itu tegak di atas kekufuran. Mereka yang menganggap bahwa hari kiamat tidak bisa dirasionalkan serta menganggap hari kiamat itu tidak ada. Padahal jika kita menganggap sesuatu itu ada bukan berarti harus bisa terlihat secara fisik, misalkan saja kita menganggap angin itu ada karena kita bisa merasakannya. Jadi angin itu ada kan?

#Ayat 2 ~ Bahwa hari kiamat merupakan info yang mengejutkan dan orang bertaqwa percaya adanya hari kiamat.

#Ayat 3 ~ Keberadaan dan datangnya hari kiamat menjadikan mereka berselisih pendapat.

# Ayat 4-5 ~ Allah memberi peringatan eras kepada orang-orang kafir yang mengingkari hari kiamat, "Jangan begitu, mereka suatu saat akan mengetahui."

# Ayat 6 ~ Logikanya, bagi Allah untuk mendatangkan kiamat itu adalah hal yang mudah. Allah bisa menunjukkan kekuasaanNya dengan mudah yaitu mendatangkan kiamat di hamparan bumi.

# Ayat 7 ~ Sesungguhnya gunung-gunung adalah pasak dari bumi

# Ayat 8 ~ Allah sudah menciptakan manusia berpasang-pasangan. Allah sudah menentukan jodoh (tertulis di Lauhul Mahfudz) dan akan terjadi jika kita melakukan doa dan ikhtiar maksimal.

# Ayat 9 ~ Dengan tidur, Allah mengistirahatkan tubuh kita. Seorang kader dakwah harus memiliki kebugaran fisik, fikrah dan ruhiyah. Kesempuranaan dakwah itu tegak di atas tiga kebugaran tersebut.

# Ayat 10 ~ Allah menciptakan malam yang diibaratkan sebagai pakaian yang menutupi semua aktivitas. Idealna istirahat untuk memberikan peluang fisik kita melakukan revitalisasi.

Semoga coretan saya bermanfaat, silahkan ditambahkan jika berkenan :) 

No comments:

Post a Comment