Saturday, 5 July 2014

Syukur Hari Ini

Allah mempergilirkan siang dan malam. Banyak kejadian silih berganti mengisi hari-hari ini. Kejadian menyenangkan, mengasyikan, menggembirakan hingga wajah ini tak lepas dari topeng kebahagiaan. Mulut yang tak hentinya tersenyum, mata yang senantiasa berbinar, pipi yang terkadang memerah hingga mimik wajah yang tidak bisa menyembunyikan rona bahagia. Apakah masih terbersit di hati untuk memuji asma-Nya di setiap detik kebahagiaan itu?

Sedangkan ketika terjadi suatu peristiwa yang membuat hati ini sedih, kecewa, marah hingga perilaku ini seolah menjadi cermin nyata kemuraman, sesering mungkin senantiasa mengadu, melapor dan mengeluhkan pada Allah Sang Pembolak-balik hati. Benarkah begitu?

Jika kita merasa hidup selalu datar-datar saja, mari tengok ke kanan, kiri, atas maupun bawah. Siapa saja yang ada di sekitar kita? Adakah manfaat kehadiran atau ketidak hadiran kita di tengah-tengah mereka?

Masih pantaskah kita mengeluh dengan segala nikmat yang telah Allah berikan setiap detik nafas kehidupan ini. Terkadang kita merasa bisa hidup tanpa bantuan orang lain karena telah menyelesaikan segala pekerjaan sendiri tanpa butuh kehadiran orang lain. Namun sudahkah melihat lebih dalam kerendahan diri ini yang butuh penilaian atas hasil kerja yang kita lakukan. 

Syukur hari ini ketika masih ada orang di sekitar kita yang memberi masukan dan kritik membangun bukan menjatuhkan. Syukur hari ini ketika masih ada orang-orang saling memaafkan, saling mengingatkan kebaikan berada di lingkaran kehidupan kita. Banyak pelajaran yang dapat kita peroleh dari kata syukur sehingga menjadikan diri ini untuk selalu ingat bahwa tanpa Allah SWT, kita bukanlah manusia yang berharga.

Hingga orang-orang di sekitar kita yang telah mengisi interaksi hari-hari ini tiba-tiba meninggalkan kita, apa yang kita rasakan? Sebaik atau seburuk apapun sikap mereka pasti kita akan merasa kehilangan secara tidak langsung dan setiap kejadian itu akan menghasilkan nilai hidup tersendiri tentang syukur berinteraksi dengan orang-orang di sekiling kita setiap harinya. 


No comments:

Post a Comment