Posts

Showing posts from June, 2014

Pelajaran Ketiga: Kelas 3

Masing-masing dari kita mempunyai orang yang berjasa dalam hidup. Jika ditanya siapa orang itu, setiap orang pasti memiliki jawaban yang berbeda. Tentu saja, karena kebiasaan kehidupan kita juga tidak sama. Tentang siapa orang yang dekat dengan kita setiap hari, tentang bagaimana keseharian kita, bagaimana peran orang di sekitar kita membangun jati diri kita.
Jika kita yang sudah memasuki usia dua puluhan tahun atau tiga puluhan tahun, sudah memiliki anak atau sedang menyusun rencana pernikahan maka kita pun harus siap untuk menjadi ayah atau ibu bagi anak-anak. Kata ayah atau ibu bukan hanya sekedar panggilan saja tapi kita harus menjiwai bagaimana menjadi seorang ibu atau ayah bagi anak-anak kita (nantinya). 
Menurut Ali bin Abi Thalib Ra. ada tiga pengelompokkan dalam cara memperlakukan anak: Kelompok 7 tahun pertama (usia 0-7 tahun), perlakukan anak sebagai raja.Kelompok 7 tahun kedua (usia 8-14 tahun), perlakukan anak sebagai tawanan.Kelompok 7 tahun ketiga (usia 15-21 tahun), per…

Andaikan Aku Punya Sayap

Satu .. satu ..
Daun - daun ..
Berguguran tinggalkan tangkainya ..

Satu .. satu ..
Burung kecil ..
Beterbangan tinggalkan sarangnya ..
Jauh jauh tinggi ke langit yang biru ..

Andaikan aku punya sayap, ku kan terbang jauh
Mengelilingi angkasa
Kan kuajak ayah bundaku
Terbang bersamaku, melihat indahnya dunia


Lagu anak-anak yang cukup fenomenal di zaman saya ketika itu (berasa tua sekali ya), mulai dipopulerkan oleh beberapa artis cilik dari ajang menyanyi di televisi swasta. Lagu-lagu seperti ini memang pantas mewarnai auditori anak-anak dibandingkan lagu-lagu dewasa --"
Saya berhasil melatih mereka (anak-anak kelas 3 sejumlah 13) untuk menyanyikan lagu ini :D Teman-temannya yang lain pun menyukai lagu dengan lirik sederhana, mudah dihafalkan dan easy for listening

Tanpa Status

Hingga detik ini pun, alhamdulillah dengan seizin Allah masih dapat menikmati takdir untuk menulis seperti malam ini. Suara makhluk-makhluk kecil penjaga malam masih saling bersahutan satu dengan yang lain, menambah ketenangan malam ini.

Suasana malam ini sama seperti suasana kemarin malam. Tidak berbeda dengan suasana malam di bulan kemarin ataupun tahun lalu. Hanya saja perjalanan waktu yang menjadikan setiap cerita di penghujung malam menjadi berbeda.

Suasana hati malam-malam ini pun sudah berada pada tingkat yang berbeda. Statusnya sudah mulai siaga. Siaga apa? Siaga menghadapi tantangan masa depan, siaga bekerja, siaga kuliah lagi dan siaga menikah *eh. Jadi beginilah rasanya menjadi seorang warga negara Indonesia yang tanpa status pekerjaan. Pelajar / mahasiswa bukan, pekerja juga bukan. Semoga bisa segera mengakhiri masa-masa tanpa status yang jelas. Segera menjadi manfaat untuk orang lain, bukan wisudawan yang masih menikmati masa kejayaan ketika mahasiswa.

30.09.2013

**repo…