Thursday, 29 August 2013

Golden Generation #part 2

Melanjutkan posting sebelumnya dari judul yang sama pada part 1. Saya memberikan istilah golden generation pada anak sebab setiap anak yang terlahir di dunia masih suci, polos. Dan setiap orang tua mempunyai kesempatan untuk memoles karakter dan kepribadian anak menjadi generasi hebat, generasi emas di masa yang akan datang. Subhanallah peran orang tua di sini sangatlah menentukan kehidupan anak selanjutnya.

Karena hebatnya seorang anak di luar rumah pasti ada sesuatu yang telah tertanam di dalam pikirannya dengan diolah dan diasah terus menerus. Faktor lingkungan keluarga cukup berpengaruh di situ. 

Jika melihat iklan di media massa, ada yang mengatakan bahwa anak memiliki masa 'golden age', saat itulah pemahaman anak akan muncul berdasarkan kebiasaannya sehari-hari. Kebiasaan orang tua dan lingkungannya. Bisa dibilang, mungkin itu yang membedakan seorang anak akan bersikap keras, penyayang, manja dan lain sebagainya. Karena dari situ kepribadiannya berasal.

Sehingga sangat disayangkan jika orang tua yang sudah siap menikah tapi belum siap memiliki anak atau sudah siap untuk ingin memiliki anak namun belum siap untuk mendidiknya. Ilmu rumah tangga memang tidak untuk main-main >.<

Sepertinya saya belum sepenuhnya pantas untuk membahas yang seperti begini karena pengalaman saya bisa dibilang nol. Saya hanya mengamati, membaca, belajar dari keluarga maupun tokoh-tokoh lain yang sudah berpengalaman.

Intinya mempersiapkan kebutuhan pertumbuhan anak itu sangat penting karena itu adalah generasi yang akan menggantikan kita nanti. Orang tua mana yang rela membiarkan buah hatinya sendiri tidak terurus, terjamin dan teracuhkan. Namun jika kita berada di posisi itu sekarang, saatnya menjadi pribadi yang memiliki tujuan jelas bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat agar keberadaan kita bermanfaat dunia akhirat.

Wallahu a'lam.

Sunday, 25 August 2013

Al-Ikhwan’s sacrifices, will it be meaningless?

IMG-20130817-WA002
This post written by @malakmalakmal, I just publish it on english, so the people in the world could read his opinion about Egypt. There is no adding on this writting..

Want to write a tweet, but don’t know where to start… 2000 people were slaughtered in just a few hours, and now increase to 6000 people.. Yaa Allah..Is he a human? Which easily  gives instructions to eliminate the lives of 6000 people ..In this land, lived Pharao who killed innocent babies long time ago..In this land, Prophet Musa and Prophet Harun was born, the enforcer of Tawheed..

Pharao of the present are not afraid of hands covered in blood, as long as it’s someone else blood. Behind him, there are Qaroon of the present, who live in luxury and devoted his property to murder. One’s faith is not perfect  if we don’t love our brother as we love ourselves, Does it still have mean? O nation of Indonesia, do you still understand the burden of the word “ brother”?


The people who were slaughtered in Egypt are your grandparents, your mom and dad, your brother and sisters, your daughters and sons ! If they killed your brother, Is there any sense of distance that separates us? Is the distance cuts the brotherhood off between us?O a big nation, if they are your brother, so one life should be very valuable.

No need to imagine your 6000 families are slaughtered. Imagine your mother – father are stabbed. Your children crushed. Just one ! Yaa Rabb, how this nation has lost his heart. Don’t know where to seek it. Brothers died, yet we still argue here.

When the bullets no longer count how many men, women, parents, children, and disabled people were penetrated, we argue here.

They were baked by the sun everyday, just waiting his leeader back. Here, you said ‘He is despotic leader’. Is he a despotic leader? The leader who defended by his people, even they are ready to face the bullets with armed the Qu’ran.

Is he a thaghut? The leader who is loved by his ummah that always busy with Tilawaatil Qur’an , Teraweeh, and Qiyamul Lail in ther daily life?

Is he truly a vile leader? When his people risk their life because of love? 6000 were killed and you still find the satisfaction in debate? Scavengers…

Don’t you see girls  in Hijaab, lined up to face the bullets with their hands hold Mushaf? And you, who are really love debate, is there Mushaf on your hands when tough times threatened? Is there any brother who always argue with you? If he is killed, would you still debate?


Perbedaan TCP TAHOE, RENO, SACK & VEGAS



Membuka kembali folder yang masih tersimpan dan menemukan sedikit rangkuman yang sudah rapi sebagai bagian tugas dari topik khusus. Topik khusus ketika pertemuan itu membahas tentang jaringan komputer dengan lebih spesifik lagi mengenai TCP. Rangkuman ini diambil dari berbagai sumber.

 
TCP adalah koneksi berorientasi end-to-end protokol yang mempunyai mekanisme untuk memastikan keandalan dengan meminta penerima mengakui segmen yang diterima. Jaringan yang ada  tidak sempurna dan sebagian kecil dari paket hilang dalam perjalanan, baik karena kesalahan jaringan atau karena kongesti (kemacetan) dalam jaringan dan router yang menjatuhkan paket yang dikarenakan buffer overflows. TCP mempunyai peran penting untuk bereaksi terhadap packet loss dan mengambil tindakan untuk mengurangi kongesti. TCP menjamin kehandalan dengan memulai timer setiap kali mengirimkan segmen. Jika tidak menerima acknowledgment dari penerima dalam interval 'time-out' maka TCP melakukan retransmits segmen.

A.      TCP TAHOE
Tahoe mengacu pada algoritma kontrol kongesti TCP yang disarankan oleh Van Jacobson. TCP didasarkan pada prinsip ‘packet conservation’, yaitu jika koneksi berjalan pada kapasitas bandwidth yang tersedia maka paket tidak disuntikkan ke jaringan kecuali paket diambil keluar juga. TCP menerapkan prinsip ini dengan menggunakan acknowledgement untuk paket keluar karena acknowledgement berarti bahwa paket diambil dari jaringan oleh penerima. Hal ini dilakukan untuk menjaga congestion window CWD yang mencerminkan kapasitas jaringan. Hal-hal yang perlu diselesaikan untuk memastikan keseimbangan ini:
1)       Penentuan bandwidth yang tersedia.
2)       Memastikan keseimbangan yang dipertahankan.
3)       Bagaimana bereaksi terhadap kongesti.

Menurut Feipeng (2008) TCP Tahoe adalah algoritma yang paling sederhana dari TCP varian lainnya. TCP Tahoe didasarkan pada tiga algoritma kongesti kontrol, yaitu slow start (SS), congestion avoidance (CA) dan fast retransmit. Tahoe tidak menggunakan algoritma fast recovery. Pada fase congestion avoidance, Tahoe memperlakukan duplikat tiga ACK sama dengan time-out. Ketika duplikat tiga ACK diterima, Tahoe akan menggunakan fast retransmit, menurunkan nilai CongWin menjadi 1, dan mulai masuk ke fase slow start.
Menurut Jusak (2011) algoritma TCP Tahoe dapat diuraikan sebagai berikut:
1)        Pada saat pengirim menerima 3 ACK ataupun time-out maka nilai CongWin akan dinaikkan secara eksponensial jika berada di bawah nilai threshold dan dinaikkan secara linier apabila nilai di atas threshold.
2)        Namun, saat terjadi kongesti dalam jaringan TCP Tahoe akan menurunkan nilai CongWin menjadi 1 MSS dan berikutnya kecepatan akan naik secara eksponensial. Gambar 1 merupakan contoh algoritma TCP Tahoe. Pada awalnya menggunakan fase slow start dan nilai threshold diset 16, kemudian saat menerima 3 duplikasi ACK (mengalami kongesti), Tahoe menurunkan nilai CongWin menjadi 1 MSS dan kemudian naik secara eksponensial dan begitu seterusnya.


Gambar 1. Algoritma TCP Tahoe

Ø  Slow Start:
Transmisi paket TCP diambil dari acknowledgement yang masuk. Setiap kali koneksi TCP dimulai atau restart setelah packet loss harus melalui prosedur yang disebut 'slow-start'. Alasan untuk prosedur ini adalah bahwa ledakan awal mungkin membanjiri jaringan dan koneksi tidak akan pernah dimulai. Slow-start menunjukkan bahwa pengirim mengatur congestion window untuk 1 dan kemudian untuk setiap ACK menerimanya meningkatkan CWD dengan 1, sehingga dalam waktu perjalanan pertama putaran (RTT) TCP mengirim 1 paket, di kedua TCP mengirim 2 dan ketiga TCP mengirim 4. Peningkatan terjadi secara eksponensial sampai TCP kehilangan paket yang merupakan tanda kongesti. Ketika TCP menghadapi kongesti, TCP menurunkan tingkat pengiriman dan mengurangi congestion window menjadi 1 kemudian mulai dari awal lagi. Tahoe mendeteksi packet loss dengan timeout.

Ø  Congestion Avoidance:
Untuk menghindari kemacetan Tahoe menggunakan ‘Additive Increase Multiplicative Decrease’. Sebuah packet loss diambil sebagai tanda kongesti dan Tahoe menyimpan setengah dari window saat ini sebagai ambang batas nilai. Kemudian set CWD ke 1 dan mulai slow-start sampai mencapai nilai ambang batas. CWD mengalami kenaikan linier sampai bertemu dengan sebuah packet loss. Window perlahan akan meningkat ketika mendekati kapasitas bandwidth.

Ø  Masalah:
Tahoe mengambil interval timeout secara lengkap untuk mendeteksi packet loss dan pada kenyataannya, di sebagian besar implementasi dibutuhkan lebih lama karena timeout. Juga karena tidak mengirim ACK yang langsung, ia akan mengirimkan acknowledgement kumulatif. Jadi, setiap kali sebuah paket hilang, TCP harus menunggu timeout dan pipeline dikosongkan. Hal ini membutuhkan bandwidth yang tinggi.



B.      TCP RENO
Reno mempertahankan prinsip dasar Tahoe, seperti slow-start dan pengiriman kembali timer. Perbedaannya terdapat pada penambahan beberapa intelijen sehingga paket yang hilang terdeteksi sebelumnya dan pipaline tidak dikosongkan setiap kali paket hilang.
Menurut Feipeng (2008), TCP Reno berasal dari empat buah algoritma yaitu slow start (SS), congestion avoidance (CA), fast retransmit dan fast recovery.
Menurut Jusak (2011), TCP Reno membuang fase slow start pada saat mendeteksi kongesti melalui diterimanya 3 duplikasi ACK. Untuk selanjutnya proses ini disebut dengan nama Fast Recovery. Pada saat pengirim menerima 3 duplikasi ACK maka nilai threshold akan diturunkan menjadi setengah dari nilai CongWin saat sebelum terjadi kongesti, dan nilai CongWin ditetapkan sama dengan nilai threshold dan selanjutnya kecepatan pengiriman data akan meningkat secara linier. Algoritma TCP Reno dapat diuraikan sebagai berikut:
1)       Pada saat pengirim menerima 3 ACK ataupun time-out maka nilai CongWin akan dinaikkan secara eksponensial jika berada di bawah nilai threshold dan dinaikkan secara linier apabila nilai di atas threshold.
2)       Namun, saat terjadi kongesti dalam jaringan TCP Tahoe akan menurunkan nilai CongWin setengah dari nilai threshold sebelumnya dan berikutnya kecepatan akan naik secara linier.

Gambar 2. Algoritma TCP Reno

Gambar 2 merupakan contoh algoritma TCP Reno. Pada awalnya menggunakan fase slow start dan nilai threshold diset 16, kemudian saat menerima 3 duplikasi ACK, Reno menurunkan nilai CongWin menjadi setengah dari nilai threshold menjadi 8 MSS yang kemudian 8 akan ditetapkan menjadi nilai threshold selanjutnya dan kemudian naik secara eksponensial dan begitu seterusnya.

Ø  Masalah:
TCP Reno tampil sangat baik selama packet loss yang terjadi kecil. RENO tidak tampil terlalu baik dan kinerjanya hampir sama dengan Tahoe dalam kondisi packet loss yang tinggi. RENO hanya bisa mendeteksi packet loss tunggal. Jika ada packet drop beberapa maka informasi pertama tentang packet loss datang ketika TCP menerima ACK duplikat. Informasi tentang paket kedua yang hilang akan datang hanya setelah ACK untuk segmen pertama retransmitted mencapai pengirim setelah satu RTT.


C.      TCP SACK
TCP SACK (Selective Acknowledgments) merupakan perpanjangan dari TCP Reno yang mendeteksi beberapa paket yang hilang, dan re-transmisi lebih dari satu paket yang hilang per RTT.
SACK mempertahankan bagian slow-start dan fastretransmit dari Reno, timeout dari Tahoe, membungkus paket hilang yang tidak terdeteksi oleh algoritma yang dimodifikasi.
Menurut Mathias, Mahdavi, Floyd, & Romanow (1996), Selective Acknowledgement (SACK) adalah strategi yang mengoreksi dalam menghadapi kehilangan beberapa segmen. Dengan selective acknowledgment, penerima data dapat menginformasikan pengirim tentang semua segmen yang telah berhasil tiba,sehingga pengirim perlu mengirim ulang hanya segmen yang benar-benar telah hilang. Pada metode pengiriman dengan menggunakan Selective Repeat terdapat kelemahan yaitu saat terdapat suatu paket data yang hilang, maka paket-paket data selanjutnya harus dikirimkan ulang lagi oleh karena itu dikenalah sebuah metode yang bernama Selective Acknowledgment (SACK).
Menurut Stretch (2010), SACK bekerja dengan cara menduplikasi paket acknowledgment yang mengandung urutan data yang telah diterima dan SACK yang memberitahukan bahwa telah berhasil menerima data yang lainnya. Dalam kata lain, Client mengatakan “Saya hanya menerima paket #1 saat pengiriman, tetapi saya juga telah menerima paket #3 dan #4”. Dengan demikian server dapat mengkirimkan ulang hanya paket yang gagal terkirim ke client.
Berikut ini merupakan contoh diagram transaksi pesan dengan menggunakan SACK. 


Gambar 3. Contoh diagram transaksi pesan SACK

ü  Poin 1
Pengiriman segmen#2 terjadi kegagalan/kehilangan.
ü  Poin 2
Client memberitahukan bahwa terdapat segmen yang hilang diantara segmen #1 dan #3 dengan cara mengirimkan duplikasi acknowledgment untuk segmen #1dan menambahkan sebuah SACK yang menandakan bahwa dia telah menerima segmen #3.
ü  Poin 3
Client menerima segmen #4 dan mengirimkan duplikasi acknowledgment yang lain untuk segmen #1, tetapi kali ini client manambahkan SACK yang menunjukkan bahwa client telah menerima segmen #3 dan #4.
ü  Poin 4
Server menerima duplikasi ACK dari client untuk segmen #1 dan SACK untuk segmen #3(yang keduanya terdapat pada paket TCP yang sama). Dari sini server dapat menduga bahwa client telah kehilangan segmen #2, yang kemudian akan dikirimkan ulang segmen #2. SACK yang berikutnya diterima oleh server merupakan pemberitahu bahwa client juga telah berhasil menerima segmen #4, jadi telah tidak ada lagi segmen yang harus dikirimkan.
ü  Poin 5
Client menerima segmen #2 dan mengirimkan sebuah ACK yang memberitahukan bahwa dia telah menerima seluruh data termasuk segmen #4.

Ø  Masalah:
Masalah terbesar dengan SACK adalah bahwa acknowledgment yang dapat dipilih saat ini tidak disediakan oleh penerima. Untuk menerapkan SACK perlu mengimplementasikan selective acknowledgment yang merupakan tugas yang tidak mudah.


D.      TCP VEGAS
TCP Vegas adalah sebuah kontrol kemacetan TCP atau dengan kata lain untuk menghindari kemacetan jaringan, algoritma yang menekankan keterlambatan paket, dari pada kehilangan paket, sebagai tanda untuk membantu menentukan kadar saat paket akan dikirim. TCP Vegas merupakan pengembangan dari TCP Reno. TCP Vegas dikembangkan di University of Arizona oleh Lawrence Brakmo dan Larry L. Peterson.
Perbedaan antara TCP Vegas dengan  TCP lainnya terletak pada fase  slowstart, pendeteksian bandwidh yang tersedia, serta mekanisme pendeteksian paket yang hilang. Pada TCP Reno  CWND (congestion window) akan terus bertambah sampai terdeteksi adanya packet loss yang diakibatkan oleh congestion. Jika packet loss yang diakibatkan oleh kongesti terjadi, nilai  CWND akan diperkecil menjadi  CWND/2, yang mengakibatkan penurunan throughput. Penambahan  CWND tidak dapat dihindari dikarenakan mekanisme  congestion control pada TCP Reno hanya dapat mendeteksi packet loss jika terjadi kongesti. Jadi jika ada packet loss yang bukan disebabkan oleh kongesti, maka  CWND akan terus bertambah sehingga ukuran  CWND tidak dapat terkontrol dengan tepat yang dapat mengakibatkan terjadinya packet loss semakin banyak.
Ide dasar dari TCP Vegas adalah mencegah terjadinya  packet loss yang bukan hanya disebabkan oleh kongesti sehingga ukuran  CWND menjadi tidak terlalu besar. Dengan terkontrolnya ukuran  CWND dengan tepat, maka paket yang hilang dalam jaringan dapat dicegah, sehingga penurunan  throughput akibat dari mengecilnya ukuran  CWND dapat dihindar. TCP Vegas menggunakan mekanisme lain untuk mendeteksi kongesti. TCP Vegas mengatur  CWND dengan mengamati perubahan RTT (Round Trip Time) dari paket yang dikirimkan sebelumnya oleh pengirim kepada penerima.
Pada TCP Vegas dalam mengamati keadaan  jaringan, tidak hanya berdasarkan umpan balik ACK, tapi juga mengestimasi   kondisi jaringan berdasarkan RTT (round trip time). Vegas mengontrol mengamati ukuran CWND dengan mengamati RTT dari paket yang dikirim sebelumnya oleh pengirim. Jika RTT besar, maka jaringan mengalami kongesi dan memperkecil ukuran  CWND. Jika RTT kecil berarti jaringan dalam keadaan normal dan ukuran CWND diperbesar.

Kesimpulan:
Dengan demikian jelaslah bahwa TCP Vegas jelas lebih baik daripada
1)       Tahoe:
      Penyebabnya adalah Vegas jauh lebih kuat dalam menghadapi paket yang hilang. Vegas bisa mendeteksi dan mengirimkan kembali paket yang hilang lebih cepat daripada timeout di Tahoe.
      Vegas lebih sedikit melakukan re-transmisi karena pipeline tidak dikosongkan secara keseluruhan setiap kali kehilangan paket.
      Vegas lebih baik dalam menghindari kongesti. Congestion avoidance dan algoritma slow-start yang dimodifikasi sangat akurat mengukur bandwidth yang tersedia yang tersedia. Oleh karena itu vegas menggunakan sumber daya jaringan secara efisien dan tidak memberikan kontribusi terhadap kongesti.
2)       Reno:
      Lebih dari setengah timeout Reno dicegah oleh Vegas karena Vegas mendeteksi dan re-transmit lebih dari satu paket hilang sebelum timeout terjadi.
      Vegas tidak harus menunggu selama 3 paket terduplikat sehingga paket dapat ditransmit  kembali lebih cepat.
      Vegas tidak mengurangi congestion window terlalu prematur.
      Keuntungannya dalam mencegah kongesti dan pemanfaatan bandwidth lebih dari Tahoe ada di sini juga.

3)       SACK:
TCP Vegas tidak memiliki keuntungan yang jelas dibandingkan dengan TCP SACK. Satu-satunya bidang yang mengungguli SACK adalah:
      Estimation incipient congestion dan estimasi kongesti yang efisien dengan mengukur perubahan dalam throughput daripada packet loss. Hal ini menyebabkan pemanfaatan bandwidth lebih baik dan kongesti lebih rendah.
·       Performa Vegas lebih stabil daripada SACK. SACK menggunakan packet loss  untuk menunjukkan kongesti sehingga pengirim meningkatkan tingkat pengiriman paket secara terus menerus sampai ada kongesti dan kemudian kembali ke awal lagi. Siklus ini terus berlanjut dan sistem terus berosilasi. TCP Vegas meratakan laju pengiriman pada titik penggunaan bandwidth yang optimal sehingga lebih stabil.
      Keuntungan lain dari TCP Vegas atau lebih tepatnya merugikan SACK adalah tidak mudah menggabungkan TCP SACK dengan TCP yang ada saat ini.



Keindahan Hukum di Zaman Umar

Izinkan mericau tentang sebuah kisah keagungan dan keindahan hukum. Agar tetap terjaga harap dan sangka baik untuk negeri ini. Umat sedang duduk beralas surban di bebayang pohon kurma dekat Masjid Nabawi. Sahabat di sekelilingnya bersyura' bahas aneka soal. Tiga orang pemuda datang menghadap, dua bersaudara berwajah marah yang mengapit pemuda lusuh yang tertunduk dalam belengguan mereka.

"Tegakkan keadilan untuk kami, hai Amirul Mukminin," ujar seorang. "Qishashlah pembunuh ayah kami sebagai had atas kejahatannya!"

Umar bangkit. "Bertakwalah kepada Allah," serunya pada semua. "Benarkah engkau membunuh ayah mereka wahai anak muda?" selidiknya.

Pemuda itu menunduk sesal. "Benat wahai Amirul Mukminin!" jawabnya ksatria. "Ceritaknlah pada kami kejadiannya!" tukas Umar.

"Aku datang dari pedalaman yang jauh, kaumku memercayakan berbagai urusan muamalah untuk kuselesaikan di kota ini," ungkapnya. "Saat sampai," lanjutnya, "kutambatkan untaku di satu tunggul kurma lalu kutinggalkan ia. Begitu kembali, aku terkejut dan terpana. Tampak olehku seorang lelaki tua sedang menyembelih untaku di lahan kebunnya yang tampak rusak terinjak tanamannya. Sungguh aku sangat marah dan dengan murka kucabut pedang hingga terbunuhlah si bapak itu. Dialah rupanya ayah kedua saudaraku ini."

"Wahai Amirul Mukminin," ujar seorang penggugat, "kau telah mendengar pengakuannya dan kami bisa hadirkan banyal saksi untuk itu."

"Tegakkanlah had Allah atasnya!" timpal yang lain. Umar galau dan bimbang setelah mendengar lebih jauh kisah pemuda terdakwa itu. "Sesungguhnya yang kalian tuntut ini pemuda shalih lagi baik budinya," ujar Umar, "dia membunuh ayah kalian karena lhilad kemarahan sesaat."

"Izinkan aku," ujar Umar, "meminta kalian berdua untuk memaafkannya dan akulah yang akan membayarkan diyat atas kematian ayahmu."

"Maaf Amirul Mukminin," sergah kedua pemuda dengan mata masih menyala merah, sedih dan marah,"kami sangat menyayangi ayah kami. Bahkan harta sepenuh bumi dikumpulkan untuk kami, hati kami hanya ridha jika jiwa dibalas dengan jiwa!"

Umar yang tumbuh simpati pada terdakwa yang dinilai amanah, jujur dan bertanggung jawab tetap kehabisan akal yakinkan penggugat.

"Wahai Amirul Mukminin," ujar pemuda tergugat dengan anggun dan gagah, "tegakan hukum Allah, aku ridha pada ketentuan Allah," lanjutnya, "hanya saja izinkan aku menunaikan semua amanah dan kewajiban yang tertanggung ini."

"Urusan muamalah kaumku, berilah aku 3 hari untuk selesaikan semua. Aku berjanji dengan nama Allah yang menetapkan qishash dalam AlQuran, aku akan kembali 3 hari dari sekarang untuk menyerahkan jiwaku."
"Mana bisa begitu!" teriak penggugat. "Nak," ujar Umar, "tak punyakah kau kerabat dan kenalan yang bisa dilimpahi urusan ini?"

"Sayangnya tidak Amirul Mukminin. Bagaimana pendapatmu jika kematianku masih menanggung utang dan amanah lain?"

"Baik," sahut Umar, "kau memberi tangguh 3 hari tapi harus ada seseorang yang menjaminmu bahwa kau menepati janji untuk kembali."

"Aku tidak memiliki seorang kerabat di sini. Hanya Allah yang jadi penjaminku wahai orang-orang yang beriman kepada-Nya," rajuknya.

"Harus ada orang yang menjaminnya!" ujar penggugat, "andai pemuda ini ingkar janji, siapa yang akan gantikan tempat untuk diqishash?"

Sunday, 18 August 2013

Perumpamaan Tulang Rusuk

Dalam buku Tanya-Jawab, Prof.Dr.HAMKA menjawab sebuah pertanyaan tentang apakah benar perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki-laki (adam) :
Tidak ditemukan satupun ayat dalam Quran yang mulia bahwa perempuan diciptakan dari tulang rusuk seperti yang kita yakini selama ini. Tidak pula Al Quran mencerita tentang nabi Adam yang tidur kemudian dicabut satu rusuknya untuk kemudian dijadikan Siti Hawa. Dan hadist yang sahih untuk menjadi pegangan kepercayaan tersebut pun tidak ada.

Adapun Al Quran mengatakan demikian :
Wahai manusia, taqwalah kamu kepada Tuhan kamu yang telah menjadikan kamu dari diri yang satu dan dijadikan pula dari padanya istrinya dan diperkembangkan daripada keduanya laki-laki dan perempuan yang banyak ( An Nisaa : 1 )
Tidak disebutkan bahwa perempuan diciptakan dari rusuk, adapun Al Quran dalam ayat ini menerangkan bahwa seluruh manusia adalah nafsin wahidatin, berasal dari diri yang satu. Artinya laki-laki dan perempuan itu pada hakikatnya berasal dari satu asal. Pada permulaan embrio pun tidak diketahui janin itu laki-laki atau perempuan, kerumitan penentuan jenis kelamin setelah beberapa bulan dalam kandungan melalui sistem kromosom XY dan XX pun menjadi sebuah pengakuan betapa Maha Suci Allah atas segala ilmu.

Dalam diri laki-laki ada unsur perempuan, dalam diri perempuan pun ada unsur laki-laki. Praktik operasi jenis kelamin yang dilakukan saat ini menunjukkan secara nyata adanya unsur-unsur itu. Pemisahan laki-laki dan perempuan dalam islam diperjelas dengan aturan dan syariat. Ayat yang menjelaskan kejadian manusia dari sejak dia mani-nuthfath-‘alaqah-mudh ghah sampai lahir ke dunia pun telah ditemukan dalam Al Quran dan sudah jelas, tidak ada yang menjelaskan bahwa Perempuan berasal dari tulang rusuk.

Akan tetapi ada dalam hadist Rasulullah yang menyebutkan pencipataan perempuan dari tulang rusuk.
Dari Abu Hurairah r.a berkata dia, berkata Rasulullah SAW,"Perlakukanlah perempuan dengan sebaik-baiknya. Karena sesungguhnya perempuan itu dijadikan daripada tulang rusuk, dan sesungguhnya yang sebengkok-bengkoknya tulangrusuk ialah bagian atasnya. Maka jika engkau mencoba meluruskannya, patahlah dia. Dan jika engkau biarkan saja, tetaplah dia pada bengkoknya. Maka perlakukanlah perempuan sebaik-baiknya. (HR Bukhari - Muslim)

Namun hadist ini didukung dengan dengan pernyataan yang lebih jelas bahwa tulang rusuk adalah sebuah perumpamaan.
Perempuan seumpama tulang rusuk, jika engkau luruskan dia, niscaya engkau mematahkannya. Dan jika engkau bersenang-senang dengannya, namun padanya selalu ada kebengkokan. (HR Bukhari-Muslim)

Perumpaan perumpaan seperti itu digunakan untuk menjelaskan perempuan dengan halus. Dan perumpaan tulang rusuk memang sangatlah tepat. Yang perlu kita pahami sejak awal, bahwa bukan dari tulang rusuklah perempuan diciptakan.
Akan tetapi hal ini bukanlah sebuah hal yang pokok dalam aqidah. Hamka menjelaskan pendapatnya bahwa tidak akan menjadi kafir atau fasik apabila kita berpendapat perempuan terjadi dari tulang rusuk laki-laki.
Maha Suci Allah atas segala ciptaan-Nya.

sumber: Tanya-Jawab , Prof.Dr.Hamka. From http://kurniawangunadi.tumblr.com