Tuesday, 31 December 2013

Pergiliran Siang dan Malam

"Tidakkah engkau memperhatikan bahwa Allah memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan Dia menundukkan matahari dan bulan, masing-masing beredar sampai kepada waktu yang ditentukan. Sungguh Allah Maha teliti apa yang kamu kerjakan." [QS 31:29]

Begitulah kuasa Allah mempergilirkan siang dan malam. Menenggelamkan matahari untuk memperlihatkan bulan. Waktu berjalan setiap hari, tidak berhenti atau terulang kembali. Ketika mengingat di tanggal yang sama namun dengan tahun yang berbeda, aktivitas saya berbeda. Status saya pun telah berbeda. 

Bagaimana kabar iman saya di tanggal yang sama namun setahun yang lalu, dua tahun yang lalu. InsyaAllah, semoga Allah senantiasa meridhoi perubahan sikap saya untuk senantiasa memperbaiki diri sesuai dengan ajaran agama islam. Semoga Allah juga senantiasa memberikan kemudahan kepada orang-orang yang membantu saya untuk mendekati-Mu.

Tahun baru atau tidak, sudah sepantasnya setiap malam kita merenungkan apa saja aktivitas kita seharian. Bagaimana aktivitas kita ditambah amalan-amalan harian. Karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi esok hari. Karena kita tidak tahu sampai kapan kita masih dapat melihat matahari terbit maupun indahnya sinar rembulan. 

Kita mempunyai sejuta rencana tapi jika Allah tidak meridhoi satu pun rencana kita, apalah artinya.

Semangat memperbaiki diri! Semangat memantaskan diri di hadapan-Nya!


Friday, 27 December 2013

Merindukan Semburatnya

Lingkaran itu memang berbeda dari lingkaran hebat yang aku temui. 
Warna beragam sebagai ciri khas lingkaran itu.
Lingkaran dengan semburat warna.
Celupan tiap warna lingkaran itu indah.
Aku menikmati keberadaanku dalam lingkaran itu.
Pancaran energi tiap warna terkadang mempermainkan emosiku.
Kini warna-warna itu menyebar di belahan tempat lainnya.
Siap untuk membuat formasi lingkaran baru dengan warna khasnya.
Apakah pancaran energinya tetap sama?
Entahlah biarkan kilauannya yang akan menjawab.
Biarkan warna itu bersinar lebih terang.
Seterang manfaatnya untuk sekitar.
Sebesar kekuatannya bersinar dalam lingkaran baru.
Semburat warna  yang tidak padam meski dari kejauhan.
Dan hey aku tetap merindukan semburat warnanya.

Angkringan Surabaya, 26 Desember 2013

Perpustakaan Bank Indonesia Surabaya

"Biasanya anak asli Surabaya sendiri nggak ngerti seluk beluk tempat-tempat di Surabaya.." XD

Lebih dari 20 tahun menghabiskan waktu hidup ini di Surabaya dan selama itu pula masih belum mengenal secara lengkap apa saja yang ada di Surabaya. Begitulah kira-kira yang biasa dialami anak Surabaya asli dengan tipe-tipe seperti saya. Kalo menurut bahasa murid-murid itu "terlalu sholih". 

Karena terlalu sholih, sampai tidak berniat untuk keliling di kota sendiri. Akibatnya sering nggak paham kalo ditanya tempat yang enak, alamat dan lain sebagainya ><

Saya punya tempat rekomendasi bagus apalagi untuk orang-orang yang hobi membaca buku atau sekedar ingin mencari tempat yang tenang untuk belajar atau berinternet. Bukan hanya di perpustakaan daerah atau perpustakaan provinsi yang ada di Surabaya saja. Karena tempat tersebut juga memiliki nilai sejarah dan fokus pada bidang-bidang ekonomi. 

Dimanakah itu? :)

Perpustakaan bank indonesia, dekat dengan kebun binatang surabaya. Gedung perpustakaan itu dulunya merupakan museum Mpu Tantular yang sekarang berpindah lokasi di daerah Sidoarjo. Perpustakaan tersebut tidak hanya menyimpan buku-buku bidang ekonomi saja tetapi ada buku anak-anak di dalam ruang baca khusus anak-anak dan ada juga komputer-komputer untuk sekedar surfing di dunia internet atau mungkin mengerjakan tugas. Jadi bisa sebagai tempat tujuan pembelajaran agar anak mempunyai hobi membaca di tempat yang bersejarah. Tempatnya sangat menyenangkan, cocok untuk yang hobi membaca di tempat yang menenangkan :)

Sudut Perpustakaan Bank Indonesia Surabaya


Saturday, 7 December 2013

Jika Suatu Saat Nanti Kau Menjadi Ibu

Jika suatu saat nanti kau jadi ibu,
Ketahuilah bahwa telah lama umat menantikan ibu yang mampu melahirkan pahlawan seperti Khalid bin Walid. Agar kaulah yang mampu menjawab pertanyaan Anis Matta dalam Mencari Pahlawan Indonesia: “Ataukah tak lagi ada wanita di negeri ini yang mampu melahirkan pahlawan?Seperti wanita-wanita Arab yang tak lagi mampu melahirkan lelaki seperti Khalid bin Walid?”

Jika suatu saat nanti kau jadi ibu,
jadilah seperti Asma’ binti Abu Bakar yang menjadi inspirasi dan mengobarkan motivasi anaknya untuk terus berjuang melawan kezaliman. “Isy kariman au mut syahiidan! (Hiduplah mulia, atau mati syahid!),” kata Asma’ kepada Abdullah bin Zubair. Maka Ibnu Zubair pun terus bertahan dari gempuran Hajjaj bin Yusuf as-Saqafi, ia kokoh mempertahankan keimanan dan kemuliaan tanpa mau tunduk kepada kezaliman. Hingga akhirnya Ibnu Zubair syahid. Namanya abadi dalam sejarah syuhada’ dan kata-kata Asma’ abadi hingga kini.

Jika suatu saat nanti kau jadi ibu,
jadilah seperti Nuwair binti Malik yang berhasil menumbuhkan kepercayaan diri dan mengembangkan potensi anaknya. Saat itu sang anak masih remaja. Usianya baru 13 tahun. Ia datang membawa pedang yang panjangnya melebihi panjang tubuhnya, untuk ikut perang badar.
Rasulullah tidak mengabulkan keinginan remaja itu. Ia kembali kepada ibunya dengan hati sedih. Namun sang ibu mampu meyakinkannya untuk bisa berbakti kepada Islam dan melayani Rasulullah dengan potensinya yang lain. Tak lama kemudian ia diterima Rasulullah karena kecerdasannya, kepandaiannya menulis dan menghafal Qur’an. Beberapa tahun berikutnya, ia terkenal sebagai sekretaris wahyu.
Karena ibu, namanya akrab di telinga kita hingga kini: Zaid bin Tsabit.

Jika suatu saat nanti kau jadi ibu,
jadilah seperti Shafiyyah binti Maimunah yang rela menggendong anaknya yang masih balita ke masjid untuk shalat Subuh berjamaah.
Keteladanan dan kesungguhan Shafiyyah mampu membentuk karakter anaknya untuk taat beribadah, gemar ke masjid dan mencintai ilmu. Kelak, ia tumbuh menjadi ulama hadits dan imam Madzhab. Ia tidak lain adalah Imam Ahmad.

Jika suatu saat nanti kau jadi ibu,
jadilah ibu yang terus mendoakan anaknya. Seperti Ummu Habibah.
Sejak anaknya kecil, ibu ini terus mendoakan anaknya.Ketika sang anak berusia 14 tahun dan berpamitan untuk merantau mencari ilmu, ia berdoa di depan anaknya: “Ya Allah Tuhan yang menguasai seluruh alam! Anakku ini akan meninggalkan aku untuk berjalan jauh, menuju keridhaanMu.Aku rela melepaskannya untuk menuntut ilmu peninggalan Rasul-Mu. Oleh karena itu aku bermohon kepada-Mu ya Allah, permudahlah urusannya. Peliharalah keselamatannya,panjangkanlah umurnya agar aku dapat melihat sepulangnya nanti dengan dada yang penuh dengan ilmu yang berguna, amin!”. Doa-doa itu tidak sia-sia. Muhammad bin Idris, nama anak itu, tumbuh menjadi ulama besar. Kita mungkin tak akrab dengan nama aslinya, tapi kita pasti mengenal nama besarnya: Imam Syafi’i.

Monday, 2 December 2013

Observasi

Terhitung kira-kira dua minggu sejak tanggal 14 November 2013. Cerita baru dimulai sejak menjejakkan kaki sehari sebelumnya untuk interview, tes dan micro teaching. Alhamdulillah Allah memberi jalan di tempat itu, meskipun awalnya sempat pesimis karena hafalan Al Qur'an yang minimalis ><.

Selama dua minggu itu yang masih dibilang masa observasi harus benar-benar diseriusi. Karena partner saya ketika itu sempat tidak masuk beberapa hari. Jadi otomatis belajar sangat cepat untuk menyesuaikan dengan dunia anak-anak. Mengenai pendidikan anak pun, pengajar tidak hanya belajar mengenai bidang studi yang akan diajarkan saja tetapi juga psikologi anak, managemen anak, komunikasi anak dan lain sebagainya.

Beberapa hari masa penyesuaian, saya mencoba merekam secara cepat kebiasaan-kebiasaan anak-anak di sekolah. Mulai dari kurikulum pengajaran bagi jenjang kelas bawah (kelas 1 dan 2) yang secara tematik, sistem pembelajaran di kelas yang berbeda dengan sekolah pada umumnya, sistem reward atau punishment untuk anak-anak berupa bintang hingga beajar menyampaikan sedikit pengetahuan islam sesuai dengan kemampuan anak-anak dalam memahami bahwa islam itu agama yang mudah, menarik untuk diselami dan menyenangkan dalam melakukan hal-hal yang wajib maupun sunnah.

Masa-masa itu seakan saya juga dikader oleh anak-anak pada awal masuk. Saya belum paham tentang pengertian tanggung jawab pada anak, misalkan ketika mereka menumpahkan minuman, mereka harus bertanggung jawab membersihkan tumpahan minuman itu sendiri dengan cara mengepel. Ketika jadwal piket pun, mereka mengharuskan diri mereka untuk bersih-bersih kelas meskipun butuh diingatkan atau pancingan teman yang mempelopori membersihkan kelas terlebih dahulu. Dan yang paling parah dikader adalah ketika mereka "mengajari" saya apa yang seharusnya saya lakukan sesuai kebiasaan di SDIT Al Uswah. @.@

Antara gengsi, malu dan lain sebagainya tapi dilupakan saja karena saya meyakini belajar bisa diajarkan oleh siapa saja termasuk mereka, murid jenjang bawah. Setidaknya mereka cukup mengisi hari-hari saya untuk semakin merindukan mereka jika tidak bertemu. Kejadian tertukar nama pun masih sering saya alami hingga saat ini dan mencoba melakukan pendekatan ke masing-masing anak supaya hati kami saling terpaut. Saya masih merasa gagal jika di depan kelas belum berhasil mencuri perhatian mereka kecuali soal yang saya luncurkan untuk mereka kerjakan. Banting setir seorang teknik informatika yang berusaha mendalami dunia pendidikan anak-anak. Pembelajaran ini insyaAllah akan saya nikmati :)

Wednesday, 27 November 2013

Selamat Hari Guru Nasional!

Setiap orang bisa menjadi guru bagi orang lain dan insyaAllah setiap guru mempunyai hati yang mulia *berpikir positif*. Namun beliau-beliau yang menyandang status sebagai guru pengajar memang harus dihormati dan dihargai. Mereka sudah membagikan ilmu sebagai amal jariyah yang senantiasa mengalir jika sang anak didik tetap mengingat dan mengamalkan ilmu eksak maupun non eksak.

Beberapa tahun silam, pekerjaan sebagai guru merupakan pekerjaan yang dipandang sebelah mata. Mungkin saat ini masih ada yang menganggap seperti itu. Memang jarang seseorang yang memiliki niat tulus untuk menjadi seorang guru dari awal *mungkin saya termasuk salah satunya T.T*. Tapi itu bukan menjadi suatu hambatan untuk melakukan proses menjadi seorang guru yang mengajarkan ilmu dengan hati dan pikiran yang sangat mulia.

Seorang yang ikhlas mendedikasikan ilmunya untuk orang lain insyaAllah juga akan diberi Allah balasan yang setimpal.Jika tidak di dunia, Allah akan menjamin di akhirat kelak insyaAllah.



Menjadi guru itu tidak mudah dan senantiasa dituntut untuk aktif, kreatif, terampil termasuk update. Disebabkan zaman yang sudah berubah, mengubah pola pikir anak dan juga orang tua. Orang tua yang memiliki anggapan bahwa jika anak di sekolahkan maka akan "aman". Padahal guru hanya fungsi penunjang sebab pondasi dan pengisi anak yang utama tetaplah orang tuanya.

Memiliki guru-guru yang menjadikan saya seperti ini, sangatlah patut untuk disyukuri. Hari ini pun, hati saya terenyuh mendengar celetukan murid kelas 2b ketika ditanya ingin menjadi apa, dengan polosnya menjawab, "Pengen jadi kayak Ustadzah *panggilan guru wanita di sekolah tempat saya mengajar*" T.T

Saya masih perlu belajar banyak, jika diberi kesempatan untuk mendalaminya lagi. Karena sebagai seorang guru tidak hanya mempelajari tentang bidang studi yang diajarkan saja tetapi juga mempelajari tentang psikologi anak, komunikasi aktif, manajemen kelas dan ilmu yang berkembang di tengah anak-anak saat ini.

Teringat juga kata-kata dosen ketika di semester 8. Dosen tersebut mengajar tidak hanya membahas tentang teori Sistem Informasi Geografis saja tetapi juga nasehat sebagai berikut "Menjadi pendidik itu menyenangkan bertemu dengan anak kecil atau anak yang masih muda dalam sekian tahun dengan orang yang berbeda sehingga merasa diri ini memiliki umur awet muda. Dan melihat anak didik yang jauh lebih sukses akan menjadi suatu kebanggaan jika kita masih tetap diingat."

Selamat hari guru nasional 25 November 2013. Tetaplah mengajar dan menginspirasi. 

Monday, 25 November 2013

Menjelang 2014

2014 masih satu bulan lagi sepertinya terlalu cepat jika ingin membahas hal-hal yang berkaitan dengan tahun depan 2014. Tapi gaungnya sudah terasa apalagi di televisi-televisi. Setiap stasiun televisi ditunggangi dengan suatu kelompok tertentu, pasti ada saja yang mengarahkan pada suatu kelompok. Jika sudah bersinggungan dengan kata pemilihan umum sepertinya ada beberapa pihak yang agak sensitif. *mungkin saya juga termasuk di pihak situ ><

Ya begitulah media di indonesia terutama media elektronik. Sehingga seringkali menggiring para pemirsa untuk mengonsumsi "iklan" layanan masyarakat dari mereka. Atau mencoba membuat opini yang secara tidak langsung mendukung kandidat dari suatu kelompok tersebut. Banyak trik yang sebenarnya sangat mudah untuk ditebak ke arah tujuan apa berita tersebut disiarkan.

Tidak hanya media elektronik sih, di jalan-jalan semakin banyak "iklan" dengan model yang berdasi terpampang sangat besar dan gagah. Cukup untuk menghiasi jalanan yang penuh lubang dan sering terkena banjir.

Namanya juga negara demokrasi yang memiliki slogan "Dari rakyat dan untuk rakyat". Itu merupakan hak setiap orang yang berkepentingan di dalamnya. Tinggal sikap kita yang menentukan Apakah kita menjadi pemirsa yang cerdas dalam melihat dan mencermati itu semua?

Friday, 1 November 2013

Bahagia itu Sederhana

Semua orang ingin merasakan selalu bahagia. Tapi kita sebagai manusia bukanlah siapa-siapa yang bisa seenaknya mengatur perasaan. Perasaan bahagia, cinta, sedih, kecewa dan lain sebagainya sering mengisi hari-hari kita. Semua itu datang dan pergi dengan segala keteraturan dari Allah SWT. Janganlah kita berpikir bahwa Allah semena-mena mempermainkan perasaan manusia. Karena memang Allah adalah pencipta kita dan segala sesuatu yang kita punya ini hanya titipan, termasuk perasaan kita. Yang intinya segala sesuatu akan kembali kepada Allah. Allah yang Maha membolak-balikkan perasaan manusia. Karena segala sesuatu yang kita anggap baik belum tentu menjadi baik di hadapan Allah. Wallahu a'lam.

Hakikat bahagia dengan masih bersyukur atas segala yang kita rasakan saat ini merupakan hakikat bahagia yang sederhana. Kita boleh mempunyai target dalam bermimpi tetapi jangan sampai mimpi itu hanya sebatas berangan-angan. Bahagia yang sederhana itu ketika kita merasa berkecukupan. Cukup untuk berbelanja, cukup waktu untuk hobi kita, cukup waktu untuk bekerja dan berusaha serta cukup mencintai Allah dengan segala kerendahan kita sebagai manusia.

Bahagia itu sederhana, ketika kita akan mengusahakan permintaan orang tua dengan mengomunikasikan satu dengan yang lain melalui pertimbangan yang matang.

Bahagia itu sederhana, ketika melihat burung dan kupu-kupu terbang dari satu tempat ke tempat lain tanpa kita tahu pasti bagaimana perjuangan mereka untuk itu.

Bahagia itu sederhana, ketika melihat balita belajar berjalan tanpa lelah namun masih bisa tertawa disela tangis kesakitannya.

Bahagia itu sederhana, ketika tetap berjuang untuk segala kemungkinan masa depan yang masih sangat dirahasiakan oleh Allah.

Bahagia itu sederhana, ketika masih sanggup berbincang mesra dengan Sang Maha Pencipta setiap harinya.

Sunday, 27 October 2013

Selamat Hari Blogger!

Komunikasi tidak hanya dari segi audio saja seperti berbicara aktif namun komunikasi juga dapat terjadi secara pasif misalkan dengan tulisan. Tulisan sebagai salah satu media penyampai secara langsung maupun tidak langsung semacam ada seni untuk menulis sendiri. Terlebih jika sang penulis pandai merangkai kata, memiliki banyak kosa kata dan menulis dari hati yang ikhlas. 

Begitu banyak penulis-penulis yang bertebaran  untuk menggaungkan budaya menulis. Karena menghasilkan suatu tulisan itu akan mudah dan menjadi kebiasaan jika rutin melakukannya. *Itu saya juga masih belajar untuk rutin >.<

Teknologi yang menunjang saat ini menjadikan setiap orang untuk tidak sekedar menulis di atas kertas. Maksud kata menulis sejak di awal paragraf tadi jangan diartikan secara gamblang karena mengetik pun saat ini sering diartikan dengan kegiatan menulis. Sehingga tulisan bisa dihasilkan dari ketikan bukan hanya tulisan tangan menggunkan bolpoin atau pensil di atas kertas.

Yap, teknologi yang membantu para penulis untuk belajar konsisten salah satunya melalui blog. Saat ini banyak jenis blog dengan berbagai keunggulan dan brand masing-masing. Melalui media blog apapun selama tujuan menulis adalah untuk berbagi segala yang kita bisa tulisakan. Ayo! Itu juga bisa menjadi amal jariyah tersendiri bagi kita jika yang membaca tulisan kita dapat mengambil manfaat kebaikan, insyaAllah. Karena saya pengguna blog yang sedang belajar konsisten untuk menulis cuma ingin mengabarkan Selamat Hari Blogger!

Selamat menulis produktif~
27 Oktober 2013


Sunday, 13 October 2013

Man Saara Ala Darbi Washala

Biarkanlah hari terus berlari
Tetaplah menjadi manusia mulia, apa pun yang terjadi
Karena tak ada yang abadi, semua kan datang dan pergi
Jadilah pemberani melawan rasa takutmu sendiri
Karena lapang dan tulus adalah dirimu sejati
Janganlah pandang hina musuhmu
Karena jika ia menghinamu, itu ujian tersendiri bagimu
Takkan abadi segala suka serta lara
Takkan kekal segala sengsara serta sejahtera
Merantaulah. Gapailah setinggi-tingginya impianmu
Bepergianlah. Maka ada lima keutamaan untukmu
Melipur duka dan memulai penghidupan baru
Memperkaya budi, pergaulan yang terpuji serta meluaskan ilmu
- Diadaptasi dari bait syair-syair Imam Syafii (767-820 M)

Monday, 30 September 2013

Your Mother

Who should I give my love to?
My respect and my honor to
Who should I pay good mind to?
After Allah
And Rasulullah

Comes your mother
Who next? Your mother
Who next? Your mother
And then your father

Cause who used to hold you
And clean you and clothe you
Who used to feed you?
And always be with you
When you were sick
Stay up all night
Holding you tight
That's right no other
Your mother (My mother)


Who should I take good care of?
Giving all my love
Who should I think most of?
After Allah
And Rasulullah

Comes your mother
Who next? Your mother
Who next? Your mother
And then your father

Cause who used to hear you
Before you could talk
Who used to hold you?
Before you could walk
And when you fell who picked you up
Clean your cut
No one but your mother
My mother

Who should I stay right close to?
Listen most to
Never say no to
After Allah
And Rasulullah

Comes your mother
Who next? Your mother
Who next? Your mother
And then your father

Cause who used to hug you
And buy you new clothes
comb your hair
And blow your nose
And when you cry
Who wiped your tears?
Knows your fears
Who really cares?
My mother

Say Alhamdulillah
Thank you Allah
Thank you Allah
For my mother.


Read more: Yusuf Islam - Your Mother Lyrics | MetroLyrics 


* Liriknya subhanallah, terbukti dengan kelopak mata yang tak mampu membendung air mata untuk segala sesuatu yang membicarakan tentang ibu.

Thursday, 26 September 2013

Hijab Covered, Strange?

When we talk about women or girls, what's the comment in the first sight? Almost every people see the physical. It's still normal not only for the boys but also for the girls give the first assessment to physic although physic is not the main assessment. And every people can give judgement from style of the clothes. If he look the girls use hijab (kerudung) so he makes conclusion directly  that girls are moslem.

Subhanallah, hijabers (girls who use hijab covered) increase everyday and hijabers can use her hijab easily. The customize style of hijab are made by stylist and i have ever heard that the stylist hijab from Indonesian very creative than the other country. And almost every people feel free when used hijab with many style in Indonesia.

How do you feel when our hijab covers our body? I think feel comfort and save. But sometime we must built our confident if some people around of us give their eyesight. Strange, moslem fanatic etc. Yaaaahhh~

Like my story when i bought food in small shop. I weared the big jilbab, t-shirt, skirt and socks. Yeaaah, some people looked at me from top to bottom. Hoho

No problem, the most important is i do my obigation to be muslimah. I hope the quantity of muslimah with syar'i style begin increase every year or every month.

"O Prophet, tell your wives and your daughters and the women of the believers to bring down over themselves [part] of their outer garments. That is more suitable that they will be known and not be abused. And ever is Allah Forgiving and Merciful." [QS. Al Ahzab: 59]

"
And tell the believing women to reduce [some] of their vision and guard their private parts and not expose their adornment except that which [necessarily] appears thereof and to wrap [a portion of] their headcovers over their chests and not expose their adornment except to their husbands, their fathers, their husbands' fathers, their sons, their husbands' sons, their brothers, their brothers' sons, their sisters' sons, their women, that which their right hands possess, or those male attendants having no physical desire, or children who are not yet aware of the private aspects of women. And let them not stamp their feet to make known what they conceal of their adornment. And turn to Allah in repentance, all of you, O believers, that you might succeed." [QS. An Nur:31]

Thursday, 29 August 2013

Golden Generation #part 2

Melanjutkan posting sebelumnya dari judul yang sama pada part 1. Saya memberikan istilah golden generation pada anak sebab setiap anak yang terlahir di dunia masih suci, polos. Dan setiap orang tua mempunyai kesempatan untuk memoles karakter dan kepribadian anak menjadi generasi hebat, generasi emas di masa yang akan datang. Subhanallah peran orang tua di sini sangatlah menentukan kehidupan anak selanjutnya.

Karena hebatnya seorang anak di luar rumah pasti ada sesuatu yang telah tertanam di dalam pikirannya dengan diolah dan diasah terus menerus. Faktor lingkungan keluarga cukup berpengaruh di situ. 

Jika melihat iklan di media massa, ada yang mengatakan bahwa anak memiliki masa 'golden age', saat itulah pemahaman anak akan muncul berdasarkan kebiasaannya sehari-hari. Kebiasaan orang tua dan lingkungannya. Bisa dibilang, mungkin itu yang membedakan seorang anak akan bersikap keras, penyayang, manja dan lain sebagainya. Karena dari situ kepribadiannya berasal.

Sehingga sangat disayangkan jika orang tua yang sudah siap menikah tapi belum siap memiliki anak atau sudah siap untuk ingin memiliki anak namun belum siap untuk mendidiknya. Ilmu rumah tangga memang tidak untuk main-main >.<

Sepertinya saya belum sepenuhnya pantas untuk membahas yang seperti begini karena pengalaman saya bisa dibilang nol. Saya hanya mengamati, membaca, belajar dari keluarga maupun tokoh-tokoh lain yang sudah berpengalaman.

Intinya mempersiapkan kebutuhan pertumbuhan anak itu sangat penting karena itu adalah generasi yang akan menggantikan kita nanti. Orang tua mana yang rela membiarkan buah hatinya sendiri tidak terurus, terjamin dan teracuhkan. Namun jika kita berada di posisi itu sekarang, saatnya menjadi pribadi yang memiliki tujuan jelas bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat agar keberadaan kita bermanfaat dunia akhirat.

Wallahu a'lam.

Sunday, 25 August 2013

Al-Ikhwan’s sacrifices, will it be meaningless?

IMG-20130817-WA002
This post written by @malakmalakmal, I just publish it on english, so the people in the world could read his opinion about Egypt. There is no adding on this writting..

Want to write a tweet, but don’t know where to start… 2000 people were slaughtered in just a few hours, and now increase to 6000 people.. Yaa Allah..Is he a human? Which easily  gives instructions to eliminate the lives of 6000 people ..In this land, lived Pharao who killed innocent babies long time ago..In this land, Prophet Musa and Prophet Harun was born, the enforcer of Tawheed..

Pharao of the present are not afraid of hands covered in blood, as long as it’s someone else blood. Behind him, there are Qaroon of the present, who live in luxury and devoted his property to murder. One’s faith is not perfect  if we don’t love our brother as we love ourselves, Does it still have mean? O nation of Indonesia, do you still understand the burden of the word “ brother”?


The people who were slaughtered in Egypt are your grandparents, your mom and dad, your brother and sisters, your daughters and sons ! If they killed your brother, Is there any sense of distance that separates us? Is the distance cuts the brotherhood off between us?O a big nation, if they are your brother, so one life should be very valuable.

No need to imagine your 6000 families are slaughtered. Imagine your mother – father are stabbed. Your children crushed. Just one ! Yaa Rabb, how this nation has lost his heart. Don’t know where to seek it. Brothers died, yet we still argue here.

When the bullets no longer count how many men, women, parents, children, and disabled people were penetrated, we argue here.

They were baked by the sun everyday, just waiting his leeader back. Here, you said ‘He is despotic leader’. Is he a despotic leader? The leader who defended by his people, even they are ready to face the bullets with armed the Qu’ran.

Is he a thaghut? The leader who is loved by his ummah that always busy with Tilawaatil Qur’an , Teraweeh, and Qiyamul Lail in ther daily life?

Is he truly a vile leader? When his people risk their life because of love? 6000 were killed and you still find the satisfaction in debate? Scavengers…

Don’t you see girls  in Hijaab, lined up to face the bullets with their hands hold Mushaf? And you, who are really love debate, is there Mushaf on your hands when tough times threatened? Is there any brother who always argue with you? If he is killed, would you still debate?


Perbedaan TCP TAHOE, RENO, SACK & VEGAS



Membuka kembali folder yang masih tersimpan dan menemukan sedikit rangkuman yang sudah rapi sebagai bagian tugas dari topik khusus. Topik khusus ketika pertemuan itu membahas tentang jaringan komputer dengan lebih spesifik lagi mengenai TCP. Rangkuman ini diambil dari berbagai sumber.

 
TCP adalah koneksi berorientasi end-to-end protokol yang mempunyai mekanisme untuk memastikan keandalan dengan meminta penerima mengakui segmen yang diterima. Jaringan yang ada  tidak sempurna dan sebagian kecil dari paket hilang dalam perjalanan, baik karena kesalahan jaringan atau karena kongesti (kemacetan) dalam jaringan dan router yang menjatuhkan paket yang dikarenakan buffer overflows. TCP mempunyai peran penting untuk bereaksi terhadap packet loss dan mengambil tindakan untuk mengurangi kongesti. TCP menjamin kehandalan dengan memulai timer setiap kali mengirimkan segmen. Jika tidak menerima acknowledgment dari penerima dalam interval 'time-out' maka TCP melakukan retransmits segmen.

A.      TCP TAHOE
Tahoe mengacu pada algoritma kontrol kongesti TCP yang disarankan oleh Van Jacobson. TCP didasarkan pada prinsip ‘packet conservation’, yaitu jika koneksi berjalan pada kapasitas bandwidth yang tersedia maka paket tidak disuntikkan ke jaringan kecuali paket diambil keluar juga. TCP menerapkan prinsip ini dengan menggunakan acknowledgement untuk paket keluar karena acknowledgement berarti bahwa paket diambil dari jaringan oleh penerima. Hal ini dilakukan untuk menjaga congestion window CWD yang mencerminkan kapasitas jaringan. Hal-hal yang perlu diselesaikan untuk memastikan keseimbangan ini:
1)       Penentuan bandwidth yang tersedia.
2)       Memastikan keseimbangan yang dipertahankan.
3)       Bagaimana bereaksi terhadap kongesti.

Menurut Feipeng (2008) TCP Tahoe adalah algoritma yang paling sederhana dari TCP varian lainnya. TCP Tahoe didasarkan pada tiga algoritma kongesti kontrol, yaitu slow start (SS), congestion avoidance (CA) dan fast retransmit. Tahoe tidak menggunakan algoritma fast recovery. Pada fase congestion avoidance, Tahoe memperlakukan duplikat tiga ACK sama dengan time-out. Ketika duplikat tiga ACK diterima, Tahoe akan menggunakan fast retransmit, menurunkan nilai CongWin menjadi 1, dan mulai masuk ke fase slow start.
Menurut Jusak (2011) algoritma TCP Tahoe dapat diuraikan sebagai berikut:
1)        Pada saat pengirim menerima 3 ACK ataupun time-out maka nilai CongWin akan dinaikkan secara eksponensial jika berada di bawah nilai threshold dan dinaikkan secara linier apabila nilai di atas threshold.
2)        Namun, saat terjadi kongesti dalam jaringan TCP Tahoe akan menurunkan nilai CongWin menjadi 1 MSS dan berikutnya kecepatan akan naik secara eksponensial. Gambar 1 merupakan contoh algoritma TCP Tahoe. Pada awalnya menggunakan fase slow start dan nilai threshold diset 16, kemudian saat menerima 3 duplikasi ACK (mengalami kongesti), Tahoe menurunkan nilai CongWin menjadi 1 MSS dan kemudian naik secara eksponensial dan begitu seterusnya.


Gambar 1. Algoritma TCP Tahoe

Ø  Slow Start:
Transmisi paket TCP diambil dari acknowledgement yang masuk. Setiap kali koneksi TCP dimulai atau restart setelah packet loss harus melalui prosedur yang disebut 'slow-start'. Alasan untuk prosedur ini adalah bahwa ledakan awal mungkin membanjiri jaringan dan koneksi tidak akan pernah dimulai. Slow-start menunjukkan bahwa pengirim mengatur congestion window untuk 1 dan kemudian untuk setiap ACK menerimanya meningkatkan CWD dengan 1, sehingga dalam waktu perjalanan pertama putaran (RTT) TCP mengirim 1 paket, di kedua TCP mengirim 2 dan ketiga TCP mengirim 4. Peningkatan terjadi secara eksponensial sampai TCP kehilangan paket yang merupakan tanda kongesti. Ketika TCP menghadapi kongesti, TCP menurunkan tingkat pengiriman dan mengurangi congestion window menjadi 1 kemudian mulai dari awal lagi. Tahoe mendeteksi packet loss dengan timeout.

Ø  Congestion Avoidance:
Untuk menghindari kemacetan Tahoe menggunakan ‘Additive Increase Multiplicative Decrease’. Sebuah packet loss diambil sebagai tanda kongesti dan Tahoe menyimpan setengah dari window saat ini sebagai ambang batas nilai. Kemudian set CWD ke 1 dan mulai slow-start sampai mencapai nilai ambang batas. CWD mengalami kenaikan linier sampai bertemu dengan sebuah packet loss. Window perlahan akan meningkat ketika mendekati kapasitas bandwidth.

Ø  Masalah:
Tahoe mengambil interval timeout secara lengkap untuk mendeteksi packet loss dan pada kenyataannya, di sebagian besar implementasi dibutuhkan lebih lama karena timeout. Juga karena tidak mengirim ACK yang langsung, ia akan mengirimkan acknowledgement kumulatif. Jadi, setiap kali sebuah paket hilang, TCP harus menunggu timeout dan pipeline dikosongkan. Hal ini membutuhkan bandwidth yang tinggi.



B.      TCP RENO
Reno mempertahankan prinsip dasar Tahoe, seperti slow-start dan pengiriman kembali timer. Perbedaannya terdapat pada penambahan beberapa intelijen sehingga paket yang hilang terdeteksi sebelumnya dan pipaline tidak dikosongkan setiap kali paket hilang.
Menurut Feipeng (2008), TCP Reno berasal dari empat buah algoritma yaitu slow start (SS), congestion avoidance (CA), fast retransmit dan fast recovery.
Menurut Jusak (2011), TCP Reno membuang fase slow start pada saat mendeteksi kongesti melalui diterimanya 3 duplikasi ACK. Untuk selanjutnya proses ini disebut dengan nama Fast Recovery. Pada saat pengirim menerima 3 duplikasi ACK maka nilai threshold akan diturunkan menjadi setengah dari nilai CongWin saat sebelum terjadi kongesti, dan nilai CongWin ditetapkan sama dengan nilai threshold dan selanjutnya kecepatan pengiriman data akan meningkat secara linier. Algoritma TCP Reno dapat diuraikan sebagai berikut:
1)       Pada saat pengirim menerima 3 ACK ataupun time-out maka nilai CongWin akan dinaikkan secara eksponensial jika berada di bawah nilai threshold dan dinaikkan secara linier apabila nilai di atas threshold.
2)       Namun, saat terjadi kongesti dalam jaringan TCP Tahoe akan menurunkan nilai CongWin setengah dari nilai threshold sebelumnya dan berikutnya kecepatan akan naik secara linier.

Gambar 2. Algoritma TCP Reno

Gambar 2 merupakan contoh algoritma TCP Reno. Pada awalnya menggunakan fase slow start dan nilai threshold diset 16, kemudian saat menerima 3 duplikasi ACK, Reno menurunkan nilai CongWin menjadi setengah dari nilai threshold menjadi 8 MSS yang kemudian 8 akan ditetapkan menjadi nilai threshold selanjutnya dan kemudian naik secara eksponensial dan begitu seterusnya.

Ø  Masalah:
TCP Reno tampil sangat baik selama packet loss yang terjadi kecil. RENO tidak tampil terlalu baik dan kinerjanya hampir sama dengan Tahoe dalam kondisi packet loss yang tinggi. RENO hanya bisa mendeteksi packet loss tunggal. Jika ada packet drop beberapa maka informasi pertama tentang packet loss datang ketika TCP menerima ACK duplikat. Informasi tentang paket kedua yang hilang akan datang hanya setelah ACK untuk segmen pertama retransmitted mencapai pengirim setelah satu RTT.


C.      TCP SACK
TCP SACK (Selective Acknowledgments) merupakan perpanjangan dari TCP Reno yang mendeteksi beberapa paket yang hilang, dan re-transmisi lebih dari satu paket yang hilang per RTT.
SACK mempertahankan bagian slow-start dan fastretransmit dari Reno, timeout dari Tahoe, membungkus paket hilang yang tidak terdeteksi oleh algoritma yang dimodifikasi.
Menurut Mathias, Mahdavi, Floyd, & Romanow (1996), Selective Acknowledgement (SACK) adalah strategi yang mengoreksi dalam menghadapi kehilangan beberapa segmen. Dengan selective acknowledgment, penerima data dapat menginformasikan pengirim tentang semua segmen yang telah berhasil tiba,sehingga pengirim perlu mengirim ulang hanya segmen yang benar-benar telah hilang. Pada metode pengiriman dengan menggunakan Selective Repeat terdapat kelemahan yaitu saat terdapat suatu paket data yang hilang, maka paket-paket data selanjutnya harus dikirimkan ulang lagi oleh karena itu dikenalah sebuah metode yang bernama Selective Acknowledgment (SACK).
Menurut Stretch (2010), SACK bekerja dengan cara menduplikasi paket acknowledgment yang mengandung urutan data yang telah diterima dan SACK yang memberitahukan bahwa telah berhasil menerima data yang lainnya. Dalam kata lain, Client mengatakan “Saya hanya menerima paket #1 saat pengiriman, tetapi saya juga telah menerima paket #3 dan #4”. Dengan demikian server dapat mengkirimkan ulang hanya paket yang gagal terkirim ke client.
Berikut ini merupakan contoh diagram transaksi pesan dengan menggunakan SACK. 


Gambar 3. Contoh diagram transaksi pesan SACK

ü  Poin 1
Pengiriman segmen#2 terjadi kegagalan/kehilangan.
ü  Poin 2
Client memberitahukan bahwa terdapat segmen yang hilang diantara segmen #1 dan #3 dengan cara mengirimkan duplikasi acknowledgment untuk segmen #1dan menambahkan sebuah SACK yang menandakan bahwa dia telah menerima segmen #3.
ü  Poin 3
Client menerima segmen #4 dan mengirimkan duplikasi acknowledgment yang lain untuk segmen #1, tetapi kali ini client manambahkan SACK yang menunjukkan bahwa client telah menerima segmen #3 dan #4.
ü  Poin 4
Server menerima duplikasi ACK dari client untuk segmen #1 dan SACK untuk segmen #3(yang keduanya terdapat pada paket TCP yang sama). Dari sini server dapat menduga bahwa client telah kehilangan segmen #2, yang kemudian akan dikirimkan ulang segmen #2. SACK yang berikutnya diterima oleh server merupakan pemberitahu bahwa client juga telah berhasil menerima segmen #4, jadi telah tidak ada lagi segmen yang harus dikirimkan.
ü  Poin 5
Client menerima segmen #2 dan mengirimkan sebuah ACK yang memberitahukan bahwa dia telah menerima seluruh data termasuk segmen #4.

Ø  Masalah:
Masalah terbesar dengan SACK adalah bahwa acknowledgment yang dapat dipilih saat ini tidak disediakan oleh penerima. Untuk menerapkan SACK perlu mengimplementasikan selective acknowledgment yang merupakan tugas yang tidak mudah.


D.      TCP VEGAS
TCP Vegas adalah sebuah kontrol kemacetan TCP atau dengan kata lain untuk menghindari kemacetan jaringan, algoritma yang menekankan keterlambatan paket, dari pada kehilangan paket, sebagai tanda untuk membantu menentukan kadar saat paket akan dikirim. TCP Vegas merupakan pengembangan dari TCP Reno. TCP Vegas dikembangkan di University of Arizona oleh Lawrence Brakmo dan Larry L. Peterson.
Perbedaan antara TCP Vegas dengan  TCP lainnya terletak pada fase  slowstart, pendeteksian bandwidh yang tersedia, serta mekanisme pendeteksian paket yang hilang. Pada TCP Reno  CWND (congestion window) akan terus bertambah sampai terdeteksi adanya packet loss yang diakibatkan oleh congestion. Jika packet loss yang diakibatkan oleh kongesti terjadi, nilai  CWND akan diperkecil menjadi  CWND/2, yang mengakibatkan penurunan throughput. Penambahan  CWND tidak dapat dihindari dikarenakan mekanisme  congestion control pada TCP Reno hanya dapat mendeteksi packet loss jika terjadi kongesti. Jadi jika ada packet loss yang bukan disebabkan oleh kongesti, maka  CWND akan terus bertambah sehingga ukuran  CWND tidak dapat terkontrol dengan tepat yang dapat mengakibatkan terjadinya packet loss semakin banyak.
Ide dasar dari TCP Vegas adalah mencegah terjadinya  packet loss yang bukan hanya disebabkan oleh kongesti sehingga ukuran  CWND menjadi tidak terlalu besar. Dengan terkontrolnya ukuran  CWND dengan tepat, maka paket yang hilang dalam jaringan dapat dicegah, sehingga penurunan  throughput akibat dari mengecilnya ukuran  CWND dapat dihindar. TCP Vegas menggunakan mekanisme lain untuk mendeteksi kongesti. TCP Vegas mengatur  CWND dengan mengamati perubahan RTT (Round Trip Time) dari paket yang dikirimkan sebelumnya oleh pengirim kepada penerima.
Pada TCP Vegas dalam mengamati keadaan  jaringan, tidak hanya berdasarkan umpan balik ACK, tapi juga mengestimasi   kondisi jaringan berdasarkan RTT (round trip time). Vegas mengontrol mengamati ukuran CWND dengan mengamati RTT dari paket yang dikirim sebelumnya oleh pengirim. Jika RTT besar, maka jaringan mengalami kongesi dan memperkecil ukuran  CWND. Jika RTT kecil berarti jaringan dalam keadaan normal dan ukuran CWND diperbesar.

Kesimpulan:
Dengan demikian jelaslah bahwa TCP Vegas jelas lebih baik daripada
1)       Tahoe:
      Penyebabnya adalah Vegas jauh lebih kuat dalam menghadapi paket yang hilang. Vegas bisa mendeteksi dan mengirimkan kembali paket yang hilang lebih cepat daripada timeout di Tahoe.
      Vegas lebih sedikit melakukan re-transmisi karena pipeline tidak dikosongkan secara keseluruhan setiap kali kehilangan paket.
      Vegas lebih baik dalam menghindari kongesti. Congestion avoidance dan algoritma slow-start yang dimodifikasi sangat akurat mengukur bandwidth yang tersedia yang tersedia. Oleh karena itu vegas menggunakan sumber daya jaringan secara efisien dan tidak memberikan kontribusi terhadap kongesti.
2)       Reno:
      Lebih dari setengah timeout Reno dicegah oleh Vegas karena Vegas mendeteksi dan re-transmit lebih dari satu paket hilang sebelum timeout terjadi.
      Vegas tidak harus menunggu selama 3 paket terduplikat sehingga paket dapat ditransmit  kembali lebih cepat.
      Vegas tidak mengurangi congestion window terlalu prematur.
      Keuntungannya dalam mencegah kongesti dan pemanfaatan bandwidth lebih dari Tahoe ada di sini juga.

3)       SACK:
TCP Vegas tidak memiliki keuntungan yang jelas dibandingkan dengan TCP SACK. Satu-satunya bidang yang mengungguli SACK adalah:
      Estimation incipient congestion dan estimasi kongesti yang efisien dengan mengukur perubahan dalam throughput daripada packet loss. Hal ini menyebabkan pemanfaatan bandwidth lebih baik dan kongesti lebih rendah.
·       Performa Vegas lebih stabil daripada SACK. SACK menggunakan packet loss  untuk menunjukkan kongesti sehingga pengirim meningkatkan tingkat pengiriman paket secara terus menerus sampai ada kongesti dan kemudian kembali ke awal lagi. Siklus ini terus berlanjut dan sistem terus berosilasi. TCP Vegas meratakan laju pengiriman pada titik penggunaan bandwidth yang optimal sehingga lebih stabil.
      Keuntungan lain dari TCP Vegas atau lebih tepatnya merugikan SACK adalah tidak mudah menggabungkan TCP SACK dengan TCP yang ada saat ini.