Thursday, 25 October 2012

Atmosfer Hari Raya Kedua (Idul Adha)

Lingkungan memang mempunyai pengaruh yang besar terhadap perkembangan kita. Sehingga bersyukurlah kita jika berada di lingkungan yang baik, terkondisikan untuk hal-hal baik dsb. Sebagai seorang aktifis, terkadang akan sering bergabung, berkumpul dengan sesama rekan aktifis. Dan lingkungan itu sangatlah terkondisikan terlebih menyandang aktifisnya rohis. Bagaimana jika berada di lingkungan yang kurang mendukung aktifitas amalan2 sunnah maupun wajib? Apakah kita masih bisa mempertahankan keyakinan kita? Hanya kita sendiri yang bisa menjawab.. :) 

Berada di lingkungan yang mendukung saja, masih banyak godaan dari diri sendiri untuk tidak melaksanakan amalan2 wajib maupun sunnah. Jadi jangan penasaran untuk coba-coba ya.. ;)

10 Dzulhijjah yang dirayakan semua umat muslim sebagai hari raya idul adha, pemaknaannya tidak lepas dari lingkungan sekitar. Teman-teman aktifis rohis? Bukann.. Tetapi teman-teman kelas, ya ADT..

Kali ini ADT program bagi-bagi dalam rangka berqurban (lebih tepatnya latihan berqurban). Kenapa latihan berqurban? Karena untuk menyumbang hewan qurban itu 1 orang (mewakili keluarga) untuk 1 hewan kurban, bukan banyak orang untuk 1 hewan kurban itu sama saja dengan sedekah. Namun yang ditekankan adalah tidak ada penolakan besar-besaran di dalam satu kelas untuk bersedekah. 




"Dan (ingatlah) tatkala telah di­uji Ibrahim oleh TuhanNya dengan beberapa kalimat, maka telah dipenuhinya semuanya. Diapun berfirman : Sesungguhnya Aku hendak menjadikan engkau Imam bagi manusia. Dia berkata : Dan juga dari antara anak-cucuku. Berfirman Dia : Tidaklah akan mencapai perjanjianKu itu kepada orang-orang yang zalim." (Al-Baqarah:124)

Semoga kita bisa meresapi dan mengamalkannya jika kita mempunyai rezeki sendiri untuk membeli hewan kurban. Dan amalan puasa-puasa sunnah terutama puasa arafah pun insyaAllah tidak tertinggal untuk saling mengingatkan berpuasa. 

Alhamdulillah Allah mempunyai skenario menempatkanku berada di tengah teman-teman kelas yang tidak hanya paham dunia IT, game, teknologi tetapi juga keagamaan sehingga atmosfer idul adha tidak luput kami maknai sebagai seorang muslim. Aku tidak tahu Allah akan memberiku skenario lingkungan yang seperti apa setelah aku lulus nanti. Satu hal yang pasti, lingkaran kecil* itu insyaAllah tidak akan aku tinggal jika aku tetap ingin mendapatkan energinya.

No comments:

Post a Comment