Monday, 27 August 2012

Zakat Bukan Lagi Suatu Bencana, Jika ..

Zakat fitrah merupakan suatu kewajiban umat islam yang wajib ditunaikan bagi yang mampu. Ramadhan merupakan momen tepat untuk berbagi baik zakat maal maupun sedekah selain diwajibkan mengeluarkan zakat fitrah. Fenomena pembagian zakat di Indonesia sering menjadi berita yang sangat menghebohkan terutama jika sampai menimbulkan korban terinjak maupun terjepit. Ingin mendapatkan haknya malah berubah menjadi bencana.
Agar kejadian tersebut tidak terulang kembali perlu adanya penyaluran secara tepat dan benar. Kita telah memiliki banyak pilihan badan pengelola zakat yang cabangnya tersebar hampir di seluruh kota untuk menampung zakat yang kita keluarkan sehingga kejadian yang memilukan akibat berebut sembako atau uang 20.000 rupiah tidak terulang kembali. Dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk mewujudkan tujuan dari lembaga amil zakat yaitu selain menghimpun dan menyalurkan juga diharapkan dapat mengubah para mustahik (penerima) zakat menjadi muzzaki (pemberi) zakat.
Sebagian dari harta kita merupakan milik orang lain sehingga sudah sepantasnya kita yang mengembalikan itu pada orang lain melalui lembaga amil zakat. Bukan orang lain yang datang meminta-minta hartanya kepada kita. Berbagi itu indah jika dilakukan dengan cara yang indah pula. Niat baik dan diamalkan dengan cara yang baik, insya Allah akan menghasilkan dampak yang sangat baik.

Tali itu Tidak Putus

Hilal yang telah menampakkan dirinya pertanda bahwa umat muslim akan merayakan hari kemenangan. Mengapa harus dirayakan? Adakah yang istimewa? Apa karena merasa bahwa 1 bulan sebelumnya sudah sangat bekerja ekstra meraih segala amalan istimewa? :)

Semua umat muslim pasti merayakan hari kemenangan yang rajin puasa, tilawah, shalat sunnah dan amalan lainnya. Atau mungkin melakukan salah satu dari itu atau malah tidak mengerjakan semuanya? Namun tidak ada perbedaan untuk merayakannya hanya pemaknaan hari kemenangan tiap-tiap orang berbeda. Karena kemenangan sebenarnya adalah saat tetap melakukan amalan-amalan baik di bulan ramadhan, berarti siap untuk menang. Insya Allah..

Istimewanya merayakan hari kemenangan di Indonesia itu, saat saling mengunjungi tetangga, saudara jauh, teman lama. Subhanallah, itulah silaturrahim :D

Dengan silaturrahim akan melapangkan rezeki dan panjang umur keberkahannya, dari hadis Bukhori Muslim.

Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk menapakkan kaki di Jogja lagi, daerah Kotagede dan Sleman. Setiap tahunnya keluarga besar ibu mengadakan acara rutin kumpul bani. Kalau dari bani yang besar, keluarga saya berawal dari Bani A.R. Fachrudin. Beliau bisa dibilang tokoh nasional dari perkumpulan islam, jika membaca biografinya sangat menginspirasi. Tahun ini, kalau dari turunan eyang AR jumlahnya sekitar 100 dan penjelasan silsilahnya mengakibatkan bingung sendiri :3

Jadi kepikiran untuk buat template silsilah keluarga kalau nggak keturutan buat softwarenya. :D


Subhanallah.. Alhamdulillah.. Bertemu dengan saudara-saudara hebat yang penuh inspirasi. Insya Allah persaudaraan ini tidak akan putus hingga canggah-canggah berikutnya. Karena cerita dari generasi sebelumnya dapat menjadi pelajaran untuk menempuh perjalanan panjang membentuk generasi seterusnya ;)

Happy Eid Mubarak 1433 H
Hope can meet the next great ramadhan insya Allah
Aamiin




Friday, 17 August 2012

Hura-hura Edisi Ramadhan

Hura-hura identik dengan menghamburkan ya? Tapi kalo hura-huranya sesama orang membutuhkan dalam arti berbagi gimana? Kemarin tanggal 16 Agustus tepat sehari sebelum hari kemerdekaan adalah puncak dari program kelas edisi ramadhan yaitu ADT (Advance Development Team) berbagi.

Program ADT berbagi dilandasi untuk memberi makan orang yang (membutuhkan) untuk berbuka puasa. Berlangsung selama 10 hari. Lima hari pertama sebanyak 20 bungkus , 5 hari berikutnya sebanyak 25 bungkus yang sasarannya masjid keputih dekat TPS. Alhamdulillah berjalan lancar. Kami senang dengan respon yang baik dari pihak masjid.

Kegiatan akhir yang lebih seru saat berbagi buka ke jalan dengan target pak becak, penyapu jalanan, penjual koran, penjual pikulan dll. Diawali dari arah kampus PENS dengan tujuan akhir di SMA kompleks dibagi menjadi 5 kloter berbeda. Kami bersepuluh jadi biar enak pembagiannya, kami berboncengan. Aku dengan Marlisa, Ririn dan Mirda, pasangan Nobel dengan Budi, duo Irhash dan Nashrull yang terkhir Icha sama orang luar (bukan ADT maksudnya) -> Mas Rio :D

Banyak kejadian tak terduga karena langsung berinteraksi dengan orang-orang seperti mereka. Jika salah satu dari mereka mendapatkan rezeki, mereka tidak melupakan teman yang lainnya. Jadi gerombolan yang lain dipanggil untuk dapat berkah jg. Semoga setiap kejadiannya bisa dijadikan pelajaran. 

Dilanjutkan berbuka di masjid Cheng Ho dan shalat tarawih di masjid Muhajirin. Selesai shalat yang cewek mampir di kedai sushi Rock n Roll masih di sekitar daerah SMA kompleks. Malam itu terasa sangat mengesankan.. :)
Semoga kita senantiasa dimudahkan untuk berbagi..

Check this one in Al Hadid ayat 18 :)

Subhanallah ADT in action ramadhan. I hope we can help someone more continually not only ramadhan's time but also every time :)
Aamiin

Loving you as always

Tuesday, 14 August 2012

Perbaikan Edisi Ramadhan

Siapa yang tidak bahagia dipertemukan dengan bulan ramadhan? 
Jika diibaratkan, ramadhan itu seperti bengkel besar. Apa saja yang diperbaiki di bengkel yang besar?
Siapa yang masih mau mengendarai kendaraan rusak tanpa diperbaiki selama berbulan - bulan lamanya?

Tentu yang kita kendarai selama umur kita ini yaitu tubuh kita. Selama 11 bulan kita banyak memforsir kekuatan tubuh kita, sehingga di bulan ramadhan inilah saatnya mengupgrade tubuh kita baik fisik maupun rohani.

Tentu kita tidak ingin melewatkan setiap perbuatan yang menjadikan suatu amalan berlipat ganda bagi kita.  Saatnya melakukan hablumminallah wa hablum minannas. Mulai dari giat beribadah sunnah selain memperbaiki yang wajib hingga membantu dengan bersedekah kepada yang membutuhkan. Setiap amalan terbaik kita akan bernilai istimewa dan dilipatkan gandakan pahalanya (wallahu a'lam).

Mari kita manfaatkan momen obral pahala besar - besaran sebagai bahan bakar awal dan uji coba untuk  tidak meninggalkannya di 11 bulan berikutnya. 

Fastabiqul khairat \^-^/

Modernisasi Mendongkrak Kemajuan Umat Islam


Allah telah menjanjikan bahwa masa depan itu milik Islam. Karena agam Islam merupakan agama yang mengatur sistem kehidupan, agama yang fitrah, agama kemanusiaan, agama yang seimbang dunia akhirat. Islam sebagai agama semua umat manusia di seluruh penjuru dunia dan media sebagai penghubung manusia satu dengan yang lain antar negara. Keberadaan media cetak maupun elektronik sangat mempengaruhi perkembangan seluk beluk Islam baik positif maupun negatif. 
Media elektronik juga tidak terlepas dari keberadaaan media online. Media online yang sangat menjamur di kalangan masyarakat menengah ke atas. Media online sebagai sarana penyebaran berita secara cepat dibandingkan melalui media cetak.

Kemajuan dakwah Islam sudah semestinya beriringan dengan kemajuan teknologi. Dakwah saat ini tidak hanya melalui tatap muka langsung dengan para obyek dakwah tetapi sang pendakwah bisa melakukan aktifitas dakwahnya hanya menggunakan laptop atau komputer untuk disebarkan ke obyek dakwah melalui media online.
Media online sangat memilki pengaruh besar bagi kemajuan umat Islam. Dari sebuah tulisan, gambar maupun video yang bertemakan Islam saja bisa menjadi dakwah secara tidak langsung namun tujuannya dapat tersampaikan.
Karena umat islam semakin hari semakin banyak jumlahnya dari berbagai kalangan mulai dari kalangan bawah hingga pejabat – pejabat, mulai dari pengangguran hingga ilmuwan mulai dari benua Asia hingga Eropa agar aktifitas dakwah tetap dapat terpenuhi dibutuhkan media – media yang menunjang salah satunya adalah media online. Media online yang dapat menjangkau dan menjadikan jarak begitu dekat. Media online yang dapat mengabarkan berita kebahagiaan, kepedulian, kesedihan antar negara. Jangan sampai kita terpaku pada ilmu dan ajaran – ajaran islam (akhirat) tapi ilmu sains, sosial dan teknologi kita tidak memahami atau yang paling parah tidak mengenalnya. Keseimbangan antara ilmu dunia dan akhirat yang menjadikan eksistensi agama selalu ada namun tidak melunturkan esensi agama islam sendiri.