Friday, 10 September 2010

Inilah Saat Paling Membahagiakan ..!

Allahu Akbar.. Allahu Akbar.. Allahu Akbar..
Lailahaillahu Allahu Akbar .. !

Alhamdulillah ,, Allah memberi kesempatan untuk dipertemukan di hari yang fitri ini. Setelah satu bulan penuh segala hawa nafsu ditempa untuk mendekatkan diri pada-Nya. Satu bulan penuh barakah, penuh ampunan tapi aku masih kurang memanfaatkan waktuku untuk menggapai ridho-Mu ..

Ramadhan tahun ini akan benar-benar menjadi pengalaman berhargaku. Mungkin aku memang belum mendapat kesempatan untuk lebih dekat pada-Mu, tapi aku banyak mendapatkan pelajaran berharga dalam satu bulan itu dalam hal hubungan antara manusia (hablumminannas). Aku memang banyak menghabiskan waktuku di kampus, tapi bukan untuk bermain-main melakukan kegiatan sia-sia. Tujuannya untuk menyambut generasi penerus 2010 di PENS-ITS tercinta. Yaa,, aku terlibat sebagai panitia dalam acara IPMB(Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru) & OMB(Orientasi Mahasiswa Baru). Ini benar-benar pengalam yang tidak terlupakan, hubungan antara manusia yang sangat terasa dalam satu kampus antara generasi. Aku selaku angakatan 2009 yang langsung terjun dengan 2010, aku angkatan 2009 yang memberi kabar pada 2008, 2007 yang disalurkan lagi kepada alumni bagaimana kondisi generasi 2010 dan semakin mempererat hubungan angkatan 2009 sendiri. Kondisi tersebut membuatku benar-benar merasakan keluarga baru satu angkatan.. ^_^

Yaah, itu hanya sebagian kecil kisah selama bulan ramadhan, yang benar-benar harus dijadikan pelajaran.. :)



Ketika mendengar kata Idul Fitri, tentu dalam benak setiap orang yang ada adalah kebahagiaan dan kemenangan. Dimana pada hari itu, semua manusia merasa gembira dan senang karena telah melaksanakan ibadah puasa sebulan penuh.

Dalam Idul Fitri juga ditandai dengan adanya ”mudik (pulang kampung)” yang notabene hanya ada di Indonesia. Selain itu, hari raya Idul Fitri juga kerap ditandai dengan hampir 90% mereka memakai sesuatu yang baru, mulai dari pakaian baru, sepatu baru, sepeda baru, mobil baru, atau bahkan istri baru (bagi yang baru menikah tentunya...). Maklum saja karena perputaran uang terbesar ada pada saat Lebaran. Kalau sudah demikian, bagaimana sebenarnya makna dari Idul Fitri itu sendiri. Apakah Idul Fitri cukup ditandai dengan sesuatu yang baru, atau dengan mudik untuk bersilaturrahim kepada sanak saudara dan kerabat?.

Idul Fitri, ya suatu hari raya yang dirayakan setelah umat Islam melaksanakan ibadah puasa Ramadhan satu bulan penuh. Dinamakan Idul Fitri karena manusia pada hari itu laksana seorang bayi yang baru keluar dari dalam kandungan yang tidak mempunyai dosa dan salah.

Idul Fitri juga diartikan dengan kembali ke fitrah (awal kejadian). Dalam arti mulai hari itu dan seterusnya, diharapkan kita semua kembali pada fitrah. Di mana pada awal kejadian, semua manusia dalam keadaan mengakui bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan. Dalam istilah sekarang ini dikenal dengan ”Perjanjian Primordial” sebuah perjanjian antara manusia dengan Allah yang berisi pengakuan ke Tuhan-nan.
Allah.swt berfirman :

وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنْ بَنِي آدَمَ مِنْ ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَى أَنْفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ قَالُوا بَلَى شَهِدْنَا أَنْ تَقُولُوا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَذَا غَافِلِينَ

"(Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah Aku ini Tuhan-mu?” Mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi”. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)”)"
. (al-A’raf  7 :172)


Seiring dengan perkembangan itu sendiri, banyak di antara manusia dalam perjalanan hidupnya yang melupakan Allah serta telah melakukan dosa dan salah kepada Allah dan kepada sesama manusia. Untuk itu, memahami kembali makna Idul Fitri (kembali ke fitrah) dengan membangun kembali pengabdian hanya kepada Allah adalah sebuah keharusan sehingga kita semua dapat menjadi hamba-hamba muttaqin dan hamba yang tidak mempunyai dosa. Dosa kepada Allah terhapus dengan jalan bertaubat dan dosa kepada sesama manusia dapat terhapus dengan silaturrahim.


Idul Fitri atau kembali ke fitrah akan sempurna tatkala terhapusnya dosa kita kepada Allah diikuti dengan terhapusnya dosa kita kepada sesama manusia. Terhapusnya dosa kepada sesama manusia dengan jalan kita memohon maaf dan memaafkan orang lain.
Aku harus memanfaatkan kebersamaan, kekeluargaan yang benar-benar keluarga dalam hari yang fitri ini ..
Selamat hari raya Idul Fitri 1431H ..

-dari berbagai sumber-

No comments:

Post a Comment